Reflection on effective PD (C1)
I already write Draft 1 of C1.
I feel that this draft is not good enough.
Well, it is a good progress any way but I still need to improve this writing.
Coba saya mengajukan beberapa pertanyaan:
- Pada bagian C1, argumen apa yang sebenarnya ingin saya sampaikan?
- Adakah pesan khusus yang perlu dipikirkan oleh para pembaca/ilmuan/peneliti setelah mereka selesai membaca bagian ini?
- Apakah ada hal baru berkaitan dengan aspek ini yang tidak terfikirkan sebelumnya, atau tidak saya ketahui sebelumnya?
- Apakah hubungan (kesamaan maupun perbedaan) antara penelitian saya dengan penelitian lainnya? hal spesifik apa yang termuat dalam penelitian ini tapi belum dijumpai dari penelitian terdahulu.
- Hal apa yang kira-kira bisa dikembangkan sebagai akibat dari keterbatasan hasil penelitian ini?
Argumen apa sih yang ampaknya telah saya sampaikan dalam draft saya?
- PD harus ongoing, tapi sayangnya, tradisional PD sering kurang memperhatikan aspek ini.
- Semakin banyak online PD yang telah ditawarkan sebagai salah satu jalan keluar dari keterbatasan face-to-face PD. Sebuah buku baru tentang online TPD yang memuat 10 oTPD pilihan telah diedit oleh Chris Dede dan buku ini telah direviuw oleh Debra. Ternyata, meskipun kesemua PD ini telah dirancang dan dikembangkan dengan sangat hati-hati dan didasarkan oleh teori-teori yang telah teruji, Debra menggarisbawahi bukan hanya keistimewaan dari PD tersebut tapi juga sejumlah tantangan-tantangan yang dihadapi. Studi saya adalah salah satu contoh lain yang berbeda dengan disain dari semua studi ini, yang juga menunjukkan kelebihan, dan juga keterbatasan, serta tantangan yang cukup significant.
- Dengan melakukan penelitian ethnography yang cukup lama dengan hanya dua partisipant, memungkinkan peneliti untuk menginvestigasi secara lebih mendalam penggunaan Internet untuk TPD, termasuk aspek dari ongoing, the first criteria of effective PD
- Temuan utama (major findings) adalah bahwa Ann menggunakan Internet untuk ongoing learning sedangkan sebaliknya, pada Jack, belum cukup data untuk menyimpulkan hal ini, namun temuan-temuan pada kasus Jack menghasilkan sebuah tanda tanya besar, apakah guru seperti Jack (yang hidup dalam "dunia Internet") tetap akan melihat Internet sebagai bukan alat yang efektif baginya atau apakah karena faktor waktu saja, di mana Jack masih dalam tahap menginetgrasikan apa yang dipahami dari pembelajaran di Universitasnya yang tidak memberikan materi online matematika? Atau kah ini semua akibat dari keterbatasan waktu dari Jack. Zone theory akan membantu kita untuk memahami hal ini secara lebih mendalam.
Lalu apa arti dari semua ini?
Apa yang kira-kira perlu saya lakukan untuk meningkatkan kualitas dari tulisan ini? Sepertinya sih, intinya ada pada zone theory, tapi hal ini tetap perlu untuk menunjukkan bahwa "Five characteristics of effective PD" is not enough to answer many important questions emerging from this analysis.Therefore, I predict that this part of this writing [C1] should be very short, maximum 1 1/2 pages.
Mungkin yang dapat saya lakukan adalah hanya membangun bahasa yang consise sehingga argumen yang saya daftar di atas dapat lebih meyakinkan para pembaca. Khususnya bagi penguji, agar mereka dapat melihat self-critical saya dan keluasan wawasan yang saya miliki dalam area ini.
Another thinking is that I need to write a whole arguments of Section 6.1.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home