sedikit interuption
Dua hari lalu, adalah hari pertama sekolah bagi Fika untuk Kelas 4. Hal yang spesial karena pada hari itu juga saya minta janjian bertemu dengan gurunya untuk membicarakan hal khusus. Hal khusus apakah gerangan? yaitu tentang pelajaran matematika. Alhasil, gurunya langsung mengokekan untuk bertemu keesokannya paginya sebelum jam sekolah di mulai.
Mengapa saya ingin berbicara dengan guru tersebut? Pasalnya adalah buku matematika “Go Math” yang berisi latihan matematika, yang seharusnya dikerjakan di kelas, telah diselesaikan oleh Fika semuanya di rumah. Saya khawatir jika ini berdampak negatif dalam interaksi Fika dengan gurunya. Saya juga berniat membantu sang guru dalam proses membantu anak saya dalam belajar. Pertanyaan layak di ajukan, mengapa saya minta Fika mengerjakan latihan matematika tersebut? Alasan pertama adalah karena saat buku itu diterima, dia komentar, “this is easy”. Alasan kedua karena saat di kelas 3, saya beberapa kali mendengar pernyataan “it’s boring doing mathematics. The go maths is too easy”. Saya khawatir jika kebosanan pada matematika terjadi lagi di kelas 4 ini.
Pada malam harinya, sebagai persiapan untuk bertemu gurunya, saya mengecek pekerjaan Fika dan mengecek pemahamannya. Semua soal dikerjakan sendiri tanpa bantuan saya. Yang utama adalah, saya ekplorasi strategi apa yang digunakan. Sebagian strategi itu didapatkan dari gurunya. dia sebut “an old fashion way”, maksudnya cara-cara lama, sebagian, dia kembangkan sendiri, dikatakannya “I worked it out in my brain”. Buat saya inilah yang dimaksud dengan ngerjain barang abstrak dalam otak dia dan sebenarnya ini yang perlu terus dikembangkan. Hal lain, saya memacu dia untuk mengkomunikasikan matematika, dan ini sebenarnya salah satu tujuan belajar matematika, “communicating mathematically”. Singkat cerita, saya tempelkan post it berisi catatan penjelasan strategi Fika.
Apa yang terjadi dalam pertemuan tersebut?
Pelajaran apa yang dapat kita petik di sini?
Sistem yang ada tampak memberi space bagi orang tua untuk berperan dalam pembelajaran anak di kelas.
Apa yang dipahami dan dipercayai guru tentang matematika dan pembelajaran matematika akan sangat berpengaruh pada perkembangan matika anak kita.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home