See the writing of Borko and her colleagues
Borko, H., Mayfield, V., Marion, S., Flexer, R., & Cumbo, K. (1997). Teachers' Developing Ideas and Practices about Mathematics Performance Assessment: Successes, Stumbling Blocks, and Implications for Professional Development. Teaching and Teacher Education, 13(3), 259-278.
Saya sangat senang membaca tulisan ini, bukan hanya karena topiknya yang menarik tapi bahasa yang digunakan sangat consise dan mudah dipahami.
Penelitian ini berfokus pada proses perubahan yang dialami oleh sekelompok guru Kelas 3, faktor-faktor yang medukung dan menghambat proses perubahan tersebut, selama mereka berpartisipasi dalam Prosyek Asesmen University of Colorado.
Tujuan dari proyek tersebut adalah membantu para guru untuk merencanakan dan dan mengimplementasikan penilaian kinerja yang berbasis kelas (classroom-based performance assessment), yang compatible or bersesuaian dengan tujuan pengajaran matematika dan literacy.
Para peneliti ini menguji proses perubahan dalam matematika dengan menganalisis percakapan antara para guru dan para peneliti selama workshop yang diadakan secara regular selama setahun, dan juga menganalisis hasil interviu yang diadakan pada awl pertengahan dan akhir tahun ajaran.
Hasil penelitian ini disusun dalam 5 tema:
- Mensituasikan proses perubahan di dalam konteks yang actual (sebenarnya) di mana ide-ide baru akan diimplementasikan, adalah sebuah strategi yang efektif untuk membantu guru mengubah praktek pengajarannya.
- Diskusi kelompok dapat menjadi alat yang efektif untuk konstruksi sosial dari ide-ide yang baru.
- Personil dari staff development dapat menfasilitasi perubahan dengan cara mengenalkan ide-ide baru berdasarkan tingkat ketertarikan, pemahaman, keterampilan pada saat itu.
- Ketika beliefs dari guru tidak bersesuaian dengan maksud dari tim staff development dan beliefs tersebut tidak diberi tantangan, maka guru tersebut sepertinya tidak akan memperdulikan ide-ide baru tersebut atau dia mengasimilasikannya dengan cara yang tidak tepat ke dalam praktek praktek pengajaran yang dilakukan selama ini.
- Waktu adalah faktor penghambat utama dalam merubah praktek pengajaran di kelas.
Silahkan cermati artikel ini dan coba perhatikan style menulisnya.
Apa hubungan artikel ini dengan penelitian saya?
- Ada kesamaan dalam perhatian tentang proses perubahan guru. Nah saya juga menganalisis proses perubahan yang terjadi pada Jack, menguji faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat dari proses perubahan tersebut.
- Ada kesamaan finding yaitu masalah waktu, bahwa waktu adalah faktor penghambat dalam melakukan perubahan. Bisa diingat alasan tegas dari jack untuk tidak mengintegrasikan free morning activities adalah karena waktu. Diakui bahwa morning is the busies time, jadi dia sulit melakukan perubahan dari kegiatan rutin yang telah ditetapkan, yang telah berjalan selama ini.
- Untuk Temuan 1 di atas, saya pikir, ternyata tidak sesederhana itu pengertian dari PD in the actual context. Alasan untuk melaksanakan kegiatan ini dalam actual context antara lain adalah lack of invetigatiosn sejauh mana materi yang dipelajari pada PD di luar kelas mampu berkontribusi pada perubahan di kelas. Mungkin pernyataan ini perlu dianalisis lagi dengan cara membaca dengan baik Theme 1 p 267-268
- Diskusi kelompok??? diakui bermanfaat untuk social contruction. nah untuk kasus online group, saya belum cukup berani menyimpulkan hal ini.
- Temuan 3 sepertinya sangat relevan. Ingat kasus Jack yang senang dengan tabel, ingat kasus Jack yang senang dengan place value. Hal ini sangat relevan
- Temuan ke-5 juga sangat relevan. ingat kasus Jack. karena kepercayaannya berbeda dengan apa yang saya tawarkan, maka kelihatan dia tidak melihatnya sebagai hal penting untuk dilakukan (misal pemberian kesempatan bagi siswa untuk belajar menggunakan teknology yang telah tersedia.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home