Diary Penelitian PhD

Online diary ini untuk mendokumenkan kegiatan penelitian saya. Maeskipun ide ini terlambat diimplementasikan tetapi saya berharap ini akan bermanfaat dan efektif untuk kerja-kerja penelitian saya selanjutnya

Tuesday, March 04, 2008

Ideas to emailPak Darma

Apa saya email Pak Darma ya berikut ini:

Gimana kalau kita ngobrol hari sabtu sore Pak? biar pak Ihsan bisa join. Syukur-syukur beliau bisa ikutan mencermati penelitian saya.

Tempatnya boleh di park.

Saya juga sekalian mau memberi jawaban atas komentar Pak Darma
DP: Chapter ini isinya banyak, namun seperti kurang terstruktur bagus karena tidak dijelaskan apa tujuan, scope chapter ini. Chapter ini, seperti juga chapter lain, perlu diisi frame/ figura.

SMP: Pak, ide-ide saya ini masih seperti benang kusut. Adakah ide Pak Darma untuk membantu saya meluruskan benang kusut tersebut?

DP: Menurut saya, kiranya di paragraf pertama atau kedua (jangan terlalu jauh dari itu) perlu disebutkan secara eksplisit apa tujuan chapter ini. Maksudnya, apa yg akan dibahas dalam chapter itu. Juga bagaimana chapter itu akan dibahas.

SMP: Nah, ini kelemahan besar saya. Dan ini selalu sulit saya capai sebelum menjalani proses yang begituuuuu panjang. Sungguh susah!!!!

DP: Misalnya, dengan menyebutkan bahwa 'chapter' ini akan mendiskusikan, membahas, atau mengeksplorasi hubungan antara PD dengan tingkat kesuksesan mengajar (matematika) di kelas. Mungkin juga bisa dieksplisitkan lagi bahwa chapter ini membahas peluang dan kendala PD bagi guru SMA di Indo. Tanpa menyebutkan objek yg jelas, chapter bisa terperosok menjadi uraian abstrak tentang konsep, padahal sepatutnya analisis data temuan lapangan.

Lalu, bisa dikatakan pembahasan dalam chapter ini dibagi menjadi 2 atau 3, atau 4 seksi, yaitu mulai dari (1) PD dan kerangka teori, (2) studi kasus di OZ (dan Indo), (3) kaitan antara PD dan sukses mengajar, dan ditutup dengan (4) implikasinya dengan Indonesia (?). Ini contoh saja, Mbak Sitti lebih tahu tentu saja! Kalau fokus uraian adalah analisis data tentang PD guru di Indon, pembagian subseksinya tentu disesuaikan....

Kalau kerangka pikir seperti itu sudah diterangkan di awal, maka Mbak Sitti akan enak menulis karena telah ada panduan, pembaca juga enak membacanya karena dia akan tahu apa yg akan dia nikmati.

SMP: Nasihat Pak Darma di atas wajib saya lakukan. Nasehat seperti ini hampir tidak pernah diberi tahu oleh supervisors saya. Jangan2 mereka asumsikan saya sudah ngerti. Cuman dia bilang, nulislah seperti layaknya nulis essay.
Bukankah ajaran Pak Darma di atas adalah materi EAP di Bali. Kok tidak mampu mengaplikasikannya ya.

DP: Saya ingin bertanya, apakah perlu menjelaskan studi kasus di OZ? Bukankah ini topiknya tentang pendidikan di Indo? Kalau ya, studi kasus di OZ bisa dijadikan pembanding, bukan yg utama. Sebaliknya, studi kasus di Indo yg ditonjolkan.

SMP: penelitian saya di Australia. data Indo hanya pelengkap, tapi ini sudah membuat saya pusing 7 keliling. Makanya jadi nulis “pentingnya mengajarkan anti-korupsi”. Mungkin ini masih perlu direstrukturisasi.

Saya akan booking waktu Pak Darma untuk diskusi dan Pak Ihsan perlu dihadirkan biar beliau bisa ikut mikir. Syukur-syukur kalau mau dijak diskusi setelah itu. he he he

0 Comments:

Post a Comment

<< Home