Nginap di kantor
Akhirnya karena nelpon suami dan suami tidak angkat telepon, telepon Taxi tapi taxi tak jua datang, maka dengan saya pun harus menerima kenyataan untuk tidur di kantor, tidur dilantai beralaskan sajadah.
Alhamdulillah, setelah jam 1 lebih, saya pun tertidur pulas dan bangun menjelang pukul 6 pagi.
Badan sedikit pegal dan otak lumayan segar. Sejak pagi hingga sekarang 10.24am, saya lumayan banyak beraktifitas, berfikir, membaca, membuat catatan.
Otak saya mungkin lelah. Energi saya terkuras banyak dan saya merasa kurang cukup tenanaga untuk melanjutkan menulis.
Apakah semua perlu dipaksakan? saya kira tidak.
Menulis kadang-kadang sulit walau pun kita punya energi. Secara teori bahwa menulis itu lebih mudah dari pada berfikir untuk menulis.
Entahlah. Membuat catatan selalu lebih mudah bagi saya dari pada mengarang tulisan yang begitu serius.
Lalu bagaimana dong.
Jika saya menundanya, maka kapan saya bisa submit? Kapan??? Kedua supervisors saya mau holiday.
Lebih baik sekarang nelpon anak-anakku.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home