Sebelum pulang, free writing
Dua minggu yang lalu, saya sudah banyak berfikir tentang implikasi penelitian saya di Indonesia.
Beberapa point penting antara lain:
1. masalah resources,
saya telah menjelaskan konteks Indonesia dengan keterbatasan resources yang ada. lalu saya mencoba menunjukkan pelajaran apa yang dapat diambil dari kasus kedua guru Australia. nah, kesimpulan yang saya ambil, bahwa resources itu bukan kunci. jangan selalu mengedepankan alasan resources. meskipun saya kira ada standar minimal, namun yang paling penting adalah kuncinya ada pada guru. Yang perlu dipikirkan adalah, bagaimana mengotimalkan resources yang telah ada dipersekitaran kita. Tanpa Internet, pembelajaran masih bisa jalan. Dengan Internet, pembelajaran bisa menjadi semakin maju, tapi bahkan bisa menjadi semakin miskin bila tidak ditangani oleh gurunua.
nah, saya teringat kata Shelley, bahwa kita sering tidak punya otoritas untuk memberi argumen kuat semacam ini, tapi dengan posisi kita sebagai peneliti, maka kita bisa berargumen kuat karena kita didukung oleh data, fakta, ataukenyataan.
dan implikasi lainnya di sini, adalah, bagi pemerintah atau siapa saja yang berwewenang, jangan hanya memperhatikan bagaimana mengadakan teknology itu sendiri, tapi yang lebih penting adalah investasi uang pada pembelajaran guru.
2. PD programs:
Ini juga hal yang amat penting dirumuskan untuk konteks Indonesia.
Sekarang saya sudah tahu nih, bahwa di negara-negara lain pun masalah TPD adalah masalah crucial, masalah yang telah ditangani banyak kali. Terjadinya reformasi pendidikan di negara-negara maju, menjadikan PD amat sangat penting.
Namun apa yang menjadi isu adalah bahwa kegagalan dari PD yang dilaksanakan, karena akibat tidak memperhatikan pembelajaran guru itu sendiri. Oleh Borko dianggap superficila dan akibatnya membuang banyak uang.
Nah, demikian juga dengan TPD in ICT, sama saja dikoreksi bahwa pengajarannya pada umumnya pada basic skills dan gagal untuk membantu guru memahami bagaimana hal tersebut diintegrasikan dalam pembelajaran di kelas.
Nah, oleh karena itulah, saya mengkaji tentang PD yang effective. memperhatikan kriteria apa yang harus dipenuhi, dan mengimplementasikan dalam penelitian saya.
Saya juga melihat teknology terkini yang selallu didengung-dengungkan kehebatannya. Saya mengkaji bahwa Internet memang potensial. Oleh karena itulah, saya ngadakan penelitian.
nah, hasil apa yang sesungguhnya harus dicermati dalam hal ini.
Pertama, Kasus Ann, dapat menggunakan Internet secara efektif untuk ongoing PD, hal ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor khususnya knowledge and belifnya, baik tentang matematika, pengajaran, studen dan teknology, semua sangat mempengaruhi. Artinya apa, ada prasyarat-prasyarat yang harus dipenuhi untuk mampu tidaknya memanfaatkan Internet secara optimal sebagai alat belajar guru, bukan hanya menyediakan Internet itu sendiri.
Ini masih sangat terkait dengan "Learning to Teach", artinya banyak hal yang terkait, termasuk bagaimana mengatur pembelajaran dengan menggunakan teknology itu sendiri, bagaimana melayani anak dengan berbagai kebutuhan yang berbeda. jadi Internet di sini, hanya sebagai alat, yang di drive oleh guru tersebut.
mari kita lihat contoh nyata yang ada pada kasus jack, dengan sejumlah upaya yang dilakukan oleh peneliti, yang diguide secara careful oleh 5 karakteristik, dan dibantu oleh ethnographic approac, kenyataaan adalah terdapat banyak faktor2 yang menghambat, tak lain dan tak bukan adalah knowledge itu danbelief itu sendiri.
nah, marilah kita lihat konteks Indonesia, yang saat ini sedang merunning mass PD programs. jika ini tidak diperhatikan secara baik, maka cerita yang telah dan sedang terjadi di negara maju akan terulang, dan uang akan banyak habis pada ini, tanpa secara signifikan memperbaiki kualitas pembelajaran siswa.
Potensi internet sangat besar bagi Indonesia, khususnya karena demographic, geographic, dan keterbatasan resources, namun sekali lagi, hal ini diperlukan prasyarat-prasyarat dan antisipasi-antisispasi. Diperlukan ICT PD yang memperhatikan kelima karakteristik tersebut, dan khsusnya memperhatikan pesan yang keluar dari Zone theory tersebu.
Bisa lebih ekplisist lagi?
kalau sekarang penataran-penataran yang dirunning oleh orang yang hanya menguasai teknology tapi tidak tahu opendidikan, maka akan sangat pincang. Kerjaama antara kedua bidang tersebut harus ditingkatkan.
banyak contoh-contoh online PD yang terpilih yang lumayan berhasil, nah hasil-hasil penelitian ini semua perlu dijadikan sebagai dasar, jangan sampai hanya sampai berbasis proyek.
salah satu temuan penting bahwa pembelajaran guru itu dipengaruhi oleh banyak faktor.
Sepertinya, saya perlu bertanya kepada Seley, tentang sejauh mana saya perlu menulis implikasi.
saya duga:
1 Resources: 1/2 page
2. PD: 1 page
3. Internet for communication: 1 page
4. Online resources: 1 page
Coba perhatikan bagaimana yang lainnya menurunkan implikasi penelitian.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home