Diary Penelitian PhD

Online diary ini untuk mendokumenkan kegiatan penelitian saya. Maeskipun ide ini terlambat diimplementasikan tetapi saya berharap ini akan bermanfaat dan efektif untuk kerja-kerja penelitian saya selanjutnya

Monday, February 04, 2008

So what today?

What I have done today:

  1. from looking at my ideas on writtent draft (about Internet for communication & collaboration)
  2. Making its mind mapping, it quite clear, but I have no enough energy to turn them into paragraphs.
  3. Reading several interesting articles by Debra Sprague, e. http://www.citejournal.org/vol3/iss4/editorial/article1.cfm; I could see the style of her writing. I need to re read to familiarise her style.
  4. Coming accross to Tapped in, a model of online PD. I have subsribed and also found many other links for maths teaching resources.
  5. As a result, I sent an email to Pak Ihsan, an ICT consultant to give some ideas for KG.
  6. Now I am ready to go home. However, let me think and write about "so what?" and "What's next?"

Saya menangkap kesan, bahwa dengan integrasi teknology atau dengan kehadiran teknology, bisa membuat kita kelelahan. Otak kita bekerja dengan sangat kompleks, khususnya ketika kita terbawa pada explorasi sebegitu banyak informasi.

Apakah semua informasi itu kita butuhkan?

Informasi apa saja sih yang kita butuhkan dalam hidup?

Tanpa Internet, hidup bisa tampak lebih santai barangkali tapi dengan Internet, betapa hidup menjadi lebih sibuk.

Bayangkan kalau saja mail box kita belum tentu terisi dalam seminggu atau guru-guru di Indonesia tidak dapat surat dalam satu bulan, tapi dengan terkoneksinya mereka dengan Internet dan dengan masuknya mereka dalam mailing list, maka mereka menjadi begitu sibuk karena membuka sebegitu banyak email. Sebberapa bermanfaatnya sih. Nah inilah yang perlu menjadi bahan kajian. Saya duga adalah bahwa di sinilah diperlukan terbentuknya professional online community, dimana guru bisa saling share praktek-praktek pengajarannya.

Pertanyaan yang mendesak: kapan saya menulis dong? Tulislah, meski pun itu dalam bahasa Indonesis. saya cobalah dalam posting berikutnya.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home